INTRODUCTION TO COMPUTERS

Well, i had a homework. This homework is about all of computer’s part like function, capacity of RAM, type of software and manything. So let’s check it out!

SYSTEM

Operating system Windows 7 professional 32-bit (6.1,build 7600)
System manufacture acer
System model AOA 150
BIOS InsydeH2O Version VO.3309
processor Intel(R) Atom (TM) CPU N720 @1.620Ghz (2CPUs) ~1.6Ghz
Memory 1024 MB RAM
Page File 855 MB used, 1180 MB available
DirectX version DirectX 11

 

DISPLAY (device)

Name

Mobile intel(R) 945 express chipset family

manufacturer

Intel corporation

Chip type

Intel (R) GMA 950

DAC type

internal

Aprox. Total memory

249 MB

Current display mode

1024×600 (32 bit) (60 Hz)

Monitor

Generic pnp monitor

Category: BLOG, PENKOM  Leave a Comment

my new life!

hello, long time no blog. i forget to write again because i don’t have a time heheh (just kidding). now i’m going to write again. mmm my new activity are active in some organization. now i’m a part of Oryza baseballsoftball IPB, i’m a part of BEM FEMA IPB, and i’m a part of HIMAIKO IPB. yeah,  i’m proud being a part of them.

sometime i feel so tired of this but, this is my desicion so i have to do this and this is my consecuesion. but over all i enjoy everything that i’ve done.

 

THIS IS ORYZA’S SYMBOL                                             THIS IS HIMAIKO’S SYMBOL

 tthus

but i’m sorry, i don’t have bem fema’s symbol. maybe next time :p more »

Category: Uncategorized  Tags:  Leave a Comment

PENGOLAHAN INFORMASI DAN PERSEPSI KONSUMEN

Consumer Behavior Class ( Kelas Perilaku Konsumen ) ,Tuesday morning
Department of Familly and Consumer Sciences- College of Heman Ecology
Bogor Agriculture Univercity
Lecturer : Prof.Dr.Ir Ujang Sumarwan ,Msc
Session 4

Dalam hal ini kita akan membahas mengenai cara konsumen menangkap informasi yang dberikan melalui iklan dan bagaimana mempersepsikannya. jika kita melihat sebuah iklan di tv pasti akan muncul pertanyaan dibenak kita, jenis iklan apa yang ditayangkan, bagaimana keterkaitan iklan dengan poduk yang dipasarkan dan mengapa harus iklan seperti itu yang ditayangkan oleh produsen iklan tersebut. sebelum menjawab pertanyaan itu, mari kita lihat proses penangkapan informasi oleh konsumen :

stimulus—> pemaparan—>perhatian—>pemahaman—>penerimaan—>reteresi—> memori

jika di definisikan, seorang konsumen akan mendapatkan stimulus dari iklan yang ditayangkan, kemudian konsumen tersebut berusaha untuk memahami dengan memperhatikannya, kemudian muncul pemahaman dalam bentuk penerimaaan kemudian di reteresi dengan diingat dalam jangka panjang.

dalam pembuatan iklan, seorang produsen memiliki cara cara tersendiri bagaimana iklan tersebut dapat diingat dlaam long term memory. seperti contohnya dengan menggunakan model yang cantik atau dengan menggunakan alur cerita yang tidak biasa.

Consumer Behavior Class (Kelas perilaku Konsumen) Tuesday Morning Departemen of Family and Consumer Science- college of human ecology- Bogor Agricultural University

lecture : Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, Ms

 

session 1 : in the first meeting of our class, the lecture introduced about the subject, what will we study, the material, the rules of our class, etc. After that, the lecture talked about the meaning of consumer behavior. The lecture illustrate the consumer behavior with our social life. In the presentation’s slide, said that consumer behavior is describe how the consumer buy, use, and evaluate the product for satisfying the consumer that associated  with preferences and possibilities. and the other meaning of consumer behavior is how the way the consumer choose a product and service that will be consumed. for the example, if there are two same product from different brand, the consume will choose the best one with the cheapest price. there are three main factor of the consumer behavior:

  • marketing activity
  • the differences of the individual consumer
  • the area of the consumer

for the public policy, the four policy for the interest of consumer :

  • justice
  • similarity
  • safety
  • social welfare and consumer economy

so that’s all about our first meeting in consumer behavior class, and i have two question for you reader! first, do you interest with consumer behavior class? second, what’s the meaning of consumer behavior on your mind?

by : yunita tri lestari majoring family and consumer science (ilmu keluarga dan konsumen) – college of human ecology

SUARAKAN ASPIRASIMU !

Yuni dan Sani adalah dua orang yang saling bersahabat selama bertahun-tahun. Sejak SMP hingga SMA mereka selalu bersama. Ke kantin berdua, ke ruang guru berdua, bahkan ke toilet pun mereka berdua. Banyak orang yang mengatakan, dimana ada Yuni pasti ada Sani dan sebaliknya. Dan mereka pun berkata “iya dooong, kita kan sahabat sejati”. Sampai sampai lagu yang berjudul kepompong yang dinyanyikan lagu sindentosca pun di jadikan theme song mereka. Tidak hanya kedekatan dalam berteman saja, namun secara personal pun mereka dekat. Mulai hal sekolah, lawan jenis, hingga masalah pribadi pun sudah tidak ada yang di tutupi. Mereka berdua saling percaya satu sama lain, dan kepercayaan yang diberikan pun di jaga dengan baik tentunya.

Namun walaupun mereka bersahabat, tak jarang perselisihan pun muncul di tengah tengah mereka. Tetapi mereka sepakat setiap perselisihan yang muncul, harus dapat di selesaikan saat itu juga. Terkadang Yuni terlebih dahulu yang meminta maaf, tetapi tak jarang pula Sani terlebih dahulu yang meminta maaf. Dilihat dari sifatnya, sifat mereka sangat bertolak belakang sekali. Yuni yang merupakan seseorang yang cerewet, berani, dan mudah bergaul. Sedangkan Sani seseorang yang pendiam, lebih mengalah, dan susah beradaptasi di lingkungan baru.

Pernah suatu ketika di kelas 10 SMA, mereka di tempatkan di bangku yang berada paling ujung dan sedikit susah untuk melihat ke papan tulis. Bagi seorang Yuni hal tersebut tidak masalah , namun tidak dengan Sani, ini menjadi masalah bagi seorang Sani. Matanya yang minus membuat ia sulit untuk dapat melihat ke arah papan tulis. Pada saat itu wali kelas mereka memberikan kesempatan kepada murid muridnya untuk memprotes posisi tempat duduk yang telah di tentukan. Menurut Yuni, inilah saatnya Sani untuk menyuarakan aspirasinya bahwa ia tidak bisa di tempatkan di tempat yang jauh dari jangkauan papan tulis. Yuni dengan sengaja mengangkat tangannya Sani agar terlihat bahwa ia yang mengangkat tangan akan berbicara. Tetapi taukah kalian apa yang Sani lakukan? Ia malah berbicara seperti ini “emm emmm itu Yuni bu yang mau berbicara”. Dan saya sontak berkata “em itu bu, Sani matanya minus, jadi sulit untuk melihat ke papan tulis bu”. Terlihat ekspresi wajah Yuni yang kesal terhadap Sani, namun ia tidak bisa marah terhadap sahabatnya sendiri.

Suatu hari, Sani terlihat sedang melamun dengan berfikir keras. Yuni pun menghampirinya dan terjadilah percakapan seperti ini :

Yuni : “ San, kenapa? Sedang memikirkan apa?”

Sani: “ aku cuma bingung deh yun. Kita kan bersahabat ya sejak lama, tapi kok sifat kita bisa bertolak belakang gini ya? Aku pengen deh kayak kamu yang selalu bisa mengenterpretasikan apa yang ada di dalam fikiran kamu!”

Yuni : “oalaaaa Sani, aku fikir kamu mikirin apa. Ya kalo menurut aku sih, kamu harus bisa tanamin di diri kamu kalau kamu bisa! Kamu bisa kok menyuarakan apa aja yang ada di fikiran kamu, asal positif dan ga melenceng ya. Dan kamu juga harus pastiin, hal yang mau kamu omongin itu merupakan berasal dari data yang kongkrit. Bukan asal asalan, nanti kamu malah dikira tukang gosip lagi.”

Sani : “ ooooh gitu ya? Hmm aku coba deh”

Yuni : “ nah begitu dooong, itu namanya sahabatku!”

Bebrapa minggu kemudian, di kelas mereka diadakan pertandingan debat bahasa inggris, sebenarnya bukan pertandingan juga sih. Bisa dibilang ulangan “speaking”, namun oleh guru bahasa inggris mereka di buat inovasi baru agar murid muridnya dapat aktif berbicara bahasa inggris. Kebetulan, Yuni dan Sani tidak disatukan dalam satu group tetapi dijadikan rival. Mereka berdua memiliki pasangannya masing-masing dan mereka pun menyiapkan materi debat tersebut dengan sematang mungkin. Awalnya Yuni sudah mengira bahwa perdebatan ini akan berjalan sebentar dikarenakan ia telah mengetahui bahwa karakter dari rival debatnya adalah Sani yang pendiam. Namun Yuni salah besar, karena perkiraannya “meleset”, Sani dapat membantah setiap “statement” yang diberikan oleh Yuni, begitu juga sebaliknya sampai sampai mereka lupa bahwa mereka memiliki pasangan debat yang tidak diberi kesempatan untuk berbicara. Yuni sontak terkaget-kaget atas sikap yang di tunjukan oleh Sani. Tetapi walaupun “statement”nya dapat dipatahkan, tetapi ia tidak merasa kesal malah senang atas perubahan sikap dari Sani. Di akhir diskusi, mereka berjabatan tangan dengan saling melemparkan senyuman. Dan Yuni pun berkata “kamu hebat Sani” dan Sani pun membalas “ ini berkat kamu, aku terinspirasi olehmu. Kalo kamu bisa, aku juga bisa”. Dan Yuni pun berucap dengan senyum lebarnya “good (Y)”.

Nb : cerita diatas merupakan cerita inspirasi yang berasal dari diri sendiri. Seperti cerita sbelumnya, bahasa yang di pergunakan di perhalus dari bahasa aslinya.

“NOTHING IMPOSSIBLE”

Masa SMA adalah masa yang sangat menyenangkan, kata kata tersebut pasti terucap dari semua bibir anak SMA. Mengapa? Karena pada masa masa SMA lah kita akan merasakan segalanya. “SMA adalah cerminan dari masa depan kita” kata kata tersebut selalu terngiang di telinga saya yang diucapkan oleh guru bahasa Indonesia semasa kelas 11 SMA. Mulai dari pacaran, ikut ikut lomba, aktif berorganisasi, bolos sekolah, bekerja sama dalam ulangan, tidak mengerjakan PR, sampai berbuat sedikit “nakal” dengan mengerjai guru di sekolah. Dan saya yakin, pasti semua murid SMA pernah melakukan salah satu hal yang dijelaskan diatas.

Salah satunya adalah teman saya yang bernama Andrea. Andrea seorang perempuan yang cantik dan populer di sekolah saya, kami berteman sejak kami duduk di kelas sembilan SMP. Mulai dari murid hingga guru guru pun pasti mengenal andrea karena kecantikannya yang luar biasa itu. Andrea seorang perempuan yang pendiam dan pandai menyembunyikan kencantikannya, dia buka tipe perempuan yang suka mengumbar kecantikannya dengan suka berdekat dekat dengan laki laki ataupun bergelendotan dengan laki laki, layaknya perempuan populer lainnya di sekolah. Dalam hal belajar di sekolah, Andrea bukan seseorang yang aktif dalam forum diskusi namun ia seorang yang rajin dalam mengerjakan tugas ataupun PR dan ia pun termasuk seseorang yang “perfectionist” dalam setiap tugas yang dikerjakannya. Andrea pun sangat disukai oleh guru fisika kami disaat guru tersebut tidak menyukai sebagian anak di kelas kami.

Dalam hal percintaan, perempuan yang satu ini termasuk tipe perempuan yang sangat setia terhadap pasangan. Hampir tiga tahun ia merajut cinta sejak kelas sepuluh hingga kelas dua belas dengan seorang laki laki yang bisa dibilang populer juga seperti dirinya namun memiliki kepribadian yang sangat berbeda dengan dirinya, lelaki tersebut bernama Bagus. Laki laki tersebut bisa dibilang tidak pintar namun berasal dari orang yang “berada”. Kata “berada” tersebut sering di salah artikan oleh banyak orang, mereka berfikiran bahwa Andrea memanfaatkan kecantikannya untuk dapat “memploroti” laki laki tersebut tetapi hal tersebut salah besar, Andrea tidak pernah meminta apa apa, bahkan Andrea sering membayarkan makan ataupun nonton di bioskop ketika mereka sedang pergi bersama. Ditahun tahun pertama cinta mereka diuji oleh banyaknya lelaki yang mencoba mendekati dirinya, mulai dari kaka kelas hingga adik kelas , mulai yang ganteng hingga yang jelek, mulai yang “berada” hingga “biasa-biasa saja” semasa kelas sepuluh, namun Andrea tetap mencoba setia dan tidak berpaling dengan dengan siapa pun, bahkan mencoba melayaninya saja tidak. Namun kesetiaan cinta Andrea tidak mendapatkan balasan yang setimpal dari seorang Bagus, hal tersebut terbukti di tahun kedua. Bagus mendapatkan kelas yang kebetulan banyak perempuan populer berada di sana. Awal awal berada di kelas tersebut, Bagus tidak menunjukan perubahan namun beberapa bulan kemudian ia mulai berani berbohong kepada Andrea dan sikapnya mulai berubah. Banyak orang yang bilang kalau Bagus ada ini, ada itu dengan perempuan teman sekelasnya namun Andrea tidak mempedulikan rumor yang beredar dan lebih percaya dengan pasangannya tersebut karena Bagus bilang bahwa ia tidak ada apa apa dengan siapa siapa. Memang perjalanan cinta mereka tidak semulus dengan apa yang diharapkan, putus nyambung pun pernah dialami.

Di saat kelas dua belas, Andrea mulai tidak percaya dengan kata kata bagus. Ia mulai mencari berbagai informasi tentang bagus, mulai aktivitas yang dilakukan di dalam kelas hingga aktivitas di luar kelas. Dan kalian tahu berita apa yang Andrea dapatkan? Ia mendapatkan berita bahwa Bagus memiliki “affair” dengan seorang wanita di kelasnya, sebut saja wanita tersebut bernama Mawar. Semua perasaan tercampur aduk tak karuan dan Andrea pun memutuskan untuk menanyakan hal tersebut kepada Bagus langsung. Dan sangat mengejutkan, Bagus menjawab “iya” dan langsung memutuskan hubungannya dengan Andrea. Di siang bolong itulah Andrea merasakan sebuah halilintar menyambar dirinya yang membuat dirinya mematung dan tidak dapat mengucapkan sepatah kata pun. Dan Bagus pun meninggalkan Andrea begitu saja. Hal tersebut membuat diriya sangat “down” seperti separuh jiwanya pergi. Memang sedikit terlihat berlebihan, tetapi coba kita bayangkan, bagaimana kalau hal tersebut dalami oleh kita sendiri? Disaat kita menjalin hubungan bukan sehari dua hari ataupun sebulan dua bulan melainkan hampir tiga tahunan, disaat kita sudah sangat percaya kepada pasangan kita tetpi malah dihianati bahkan ditinggal begitu saja? Ya, walaupun banyak orang bilang jika percintaan disaat SMA itu adalah “cinta monyet” tetapi kita wajib menghormati dan memakluminya.

Sebulan, dua bulan kemurungan masih saja membayangi wajah Andrea, nilai nilai pelajaran bahkan hasil TO UAN pun sangat mengecewakan. Angka do re mi tidak luput dari setiap kertas nilai ulangan yang dibagikan. Semua orang prihatin melihat perubahan dirinya yang berubah menjadi semakin pendiam. Saya dan teman teman pun tidak patah semangat untuk selalu ada di saat dia butuhkan untuk memberikan semangat.” Masih banyak ikan di laut, dan ikan yang akan mendapatkan putri duyung sepertimu adalah seekor ikan emas yang sangat istimewa” itu kata kata yang sering saya ucapkan padanya dengan nada guyonan yang bertujuan untuk mendapatkan kembali senyuman indah dari wajahnya. Namun, kata kata tersebut kurang ampuh.

Di saat TO UAN terakhir, hal yang mencengangkan yang saya dapatkan adalah ia mendpatkan nilai yang sangat bagus. Nilai do re mi pun sudah hilang seketika dari kertas kertas ujiannya. Bahkan nilai UANnya pun sangat memuaskan. Saya dan teman teman pun bingung dan sibuk memikirkan hal apa yang membuat Andrea dapat “move on” dengan seketika. Setelah saya berdiskusi dengan teman teman, kami semua memutuskan untuk menanyakan hal tersebut. Dan taukah kalian ada yang ia jawab? “aku mendapatkan motivasi dari ALLAH SWT dan diriku sendiri, aku merasa tenang ketika aku membaca alqur’an, aku merasa ALLAH berbicara padaku bahwa sedih berkepanjangan itu tidak ada artinya dan untuk bangkit, hal utama yang harus kita dapatkan adalah keinginan dari diri sendiri untuk dapat berubah menjadi yang lebih baik” begitulah Andrea menjawab. Hal mencengangkan lain yang ia lakukan adalah ia mendapatkan jurusan IPS favorit di universitas terbaik Indonesia padahal Andrea berasa dari jurusan IPA pada saat SMA. Singkat cerita ia mengejar materi IPS hanya dalam kurang lebih tiga bulan, satu yang membuat ia yakin adalah bahwa ALLAH tau siapa yang berusaha keras dan siapa yang pantas ALLAH bantu.

Dari kisah di atas, satu kata yang harus saya ucapkan adalah “SUBHANALLAH” karena saya yakin disaat ALLAH berkata “kun fayakun” maka terjadilah dan saya yakin pula bahwa Andrea berubah hanya karena kehendak ALLAH. Dan kisah teresebut sangat menginspirasikan saya bahwa dimana ada keinginan yang kuat, pasti ada jalan yang telah di sediakan oleh ALLAH SWT.

Nb: kisah diatas merupakan pengalaman seseorang yang diambil garis besarnya, dan sedikit di lebihkan. Mohon maaf apabila nama disamarkan, karena permintaan narasumber.